Sejarah, Kedudukan dan Selamat 1 Muharram 1448 H

Muharram adalah salah satu bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk empat bulan mulia (Al-Asyhur Al-Hurum) dalam Islam. Kata Muharram berasal dari bahasa Arab yang berarti “yang diharamkan”, yaitu bulan yang dimuliakan sehingga pada masa dahulu dilarang melakukan peperangan dan permusuhan.
Penetapan kalender Hijriah dimulai pada masa pemerintahan Umar bin Khattab sekitar tahun 638 M. Kalender ini menggunakan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai titik awal perhitungan tahun Islam. Meskipun peristiwa hijrah tidak terjadi tepat pada bulan Muharram, bulan ini dipilih sebagai awal tahun karena dianggap sebagai waktu dimulainya tekad dan persiapan hijrah setelah musim haji.

Bulan Muharram memiliki kedudukan istimewa sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an pada Surah At-Taubah ayat 36 tentang empat bulan yang dimuliakan. Selain itu, terdapat anjuran untuk memperbanyak amal saleh dan ibadah pada bulan ini.
Salah satu hari yang paling dikenal adalah 10 Muharram (Hari Asyura). Dalam tradisi Islam, hari ini dikaitkan dengan berbagai peristiwa penting, salah satunya kisah diselamatkannya Nabi Musa dan kaumnya dari kejaran Fir’aun. Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa Asyura sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.